MEDAN, Lambemedannews – Citra kepolisian di bawah naungan Polrestabes Medan kembali tercoreng oleh ulah oknumnya sendiri. Seorang pria berambut gondrong yang mengaku sebagai personel Polsek Medan Timur diduga kuat melakukan tindakan di luar prosedur hukum (SOP) saat mendatangi sebuah rumah di Jalan Angsa, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Medan Timur.
Bukannya menengahi konflik rumah tangga yang sedang terjadi, oknum tersebut justru dituding mengintimidasi dua pekerja wanita dan mencari-cari kesalahan izin usaha pemilik rumah.
Ancaman “Periksa Pajak” dan Tanpa Identitas
Insiden bermula saat terjadi cekcok antara pemilik rumah berinisial MA dengan suaminya. Mengantisipasi kegaduhan, MA meminta kedua pekerjanya untuk keluar rumah. Namun, saat para pekerja hendak mengambil sepeda motor mereka yang tertahan di dalam, mereka justru diadang oleh pria gondrong yang mengaku polisi tersebut.
“Dia mengaku polisi, tapi tidak ada identitasnya. Malah mengancam akan memeriksa kantor pajak kami. Katanya, kalau tidak ada keributan begini, mereka tidak tahu kalau kami buka kantor,” ungkap salah satu pekerja dengan nada gemetar menirukan ucapan sang oknum.
Diduga Langgar SOP dan Bersikap Tidak Humanis
Sikap oknum yang diketahui berasal dari Polsek Medan Timur ini dinilai jauh dari semangat Polri Presisi. Alih-alih bersikap humanis sesuai Peraturan Kapolri, pria tersebut justru menunjukkan keberpihakan dan melakukan intervensi yang tidak relevan dengan pokok permasalahan.
“Kalau memang petugas, tunjukkan surat tugas! Jangan menakut-nakuti pekerja. Masalahnya keributan suami-istri, tapi polisi malah mau periksa izin usaha. Ini jelas cari-cari kesalahan,” tegas pria yang mendampingi istri pemilik rumah (MA).
Terekam Provokasi: Desakan Sanksi Tegas untuk Kapolsek
Tak hanya intimidasi verbal, rekaman video di lokasi juga memperlihatkan aksi personel Polsek Medan Timur yang diduga mencoba memprovokasi keadaan agar suasana semakin panas. Aksi mengejek yang dilakukan oknum tersebut dinilai sangat tidak profesional.
Masyarakat kini mendesak Kapolrestabes Medan dan Kapolsek Medan Timur untuk segera menarik personel tersebut dan memberikan sanksi tegas. “Tingkah mengejek itu adalah bentuk provokasi. Jangan biarkan segelintir oknum merusak citra kepolisian di mata masyarakat,” pungkas sumber di lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Polsek Medan Timur belum akan mengecek terkait informasi tersebut.
“Saya cek dulu,” Uacap Kanit Reskrim Polsek Medan Timur saat dikonfirmasi via aplikasi whatsapp.


















