MEDAN, LAMBEMEDANNEWS – Modus ingin bekerja diduga dijadikan akal-akalan oleh seorang wanita bernama Caca (Nama Samaran) untuk mendapatkan uang dari owner salah satu spa di Kota Medan.
Peristiwa ini bermula ketika Caca mengaku ingin bekerja di tempat spa tersebut. Dalam prosesnya, ia disebut lebih dulu meminta sejumlah uang kepada pemilik spa dengan alasan kebutuhan pribadi sebelum mulai bekerja.
Karena percaya dengan niat baik Caca, owner spa akhirnya memberikan uang yang diminta tanpa rasa curiga sedikit pun.
Namun setelah uang diterima, Caca justru diduga mulai menunjukkan gelagat tidak serius bekerja. Pada hari yang telah dijanjikan untuk masuk kerja, ia berdalih ketiduran dan tidak dapat hadir.
Merasa menjadi korban penipuan berkedok mencari pekerjaan, owner spa kemudian meminta agar uang yang sudah diberikan dikembalikan. Akan tetapi hingga kini, menurut pihak owner, tidak ada itikad baik dari Caca untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
“Kalau memang tidak jadi kerja, ya kembalikan uangnya. Jangan setelah uang diterima malah menghilang,” ucap Erwin, pria selaku humas spa, Rabu (20/5/2026).
Tak hanya itu, pihak owner mengaku kecewa karena merasa telah dimanfaatkan oleh orang yang awalnya datang dengan sikap sopan dan meyakinkan.
Sementara saat dikonfirmasi awak media, Caca membantah tudingan penipuan tersebut. Ia mengaku uang yang diterimanya merupakan pinjaman dan akan dibayar secara bertahap dari hasil kerjanya di spa itu.
“Saya meminjam uang itu dengan catatan membayar sedikit demi sedikit ketika saya menerima tamu di tempat spa tersebut. Akan tetapi saat saya mau masuk, kokonya bilang nggak usah lagi,” ujar Caca.
Kasus ini pun menuai perhatian tokoh pemuda Kota Medan. Ia mengimbau masyarakat, khususnya pelaku usaha, agar lebih waspada terhadap modus-modus yang memanfaatkan rasa percaya demi mendapatkan keuntungan pribadi.
“Sekarang banyak modus penipuan berkedok cari kerja atau minta tolong. Awalnya bicara manis, setelah dibantu malah tanggung jawab diabaikan,” tegasnya.


















